Versi Indonesia  
 English Version  
SPECIAL EVENTS
Pertemuan XV : Internet dan Pendidikan II (Perguruan Tinggi)
 
Hari/Tanggal : Sabtu, 21 April 2007
Waktu : 19.00 - 20.00 WITA
Tempat : RADIO CASSANOVA BALI
Pembicara/ Nara sumber :
1. Bpk. Prof. Dr. Gede Sri Darma. S.T, M.M (Rektor Undiknas)
2. Bpk. I Gede Yudhatama. S.T, MSIE ( General Manger Channel-11 )
Materi Bahasan : Manfaat internet bagi siswa, Manfaat internet bagi guru, Manfaat internet bagi pengajaran, Perubahan yang terjadi setelah kerja sama dengan Channel-11
 
Isi :

 

1.
Kilas balik Undiknas Denpasar.
2.
Kebutuhan Internet Bagi Mahasiswa
3.
Mulai mengunakan fasilitas Internet di Undiknas
4.
Mulai bergabung dengan Chanel 11
5.
Jaringan Internet di kampus Undiknas
6.
Rencana Strategi pengembangan masa datang
 
1. Kilas balik Undiknas Denpasar.
Undiknas Denpasar dibina oleh sebuah yayasan, yaitu Yayasan Pendidikan Kejuruan Nasional ( YPKN ) Denpasar yang didirikan oleh Prof. Dr, Drs. I G N Gorda , MS , MM beserta istri dan Drs. Ketut Sambereg, MM beserta istri. Yayasan Pendidikan Kejuruan Nasional (YPKN) Denpasar, didirikan pada tanggal 17 Pebruari 1969 membentuk Akademi Bank. Kemudian pada tanggal 17 Mei 1976 Akademi Bank  mengalami perubahan sesuai dengan Surat keputusan (SK) Kopertis Wilayah VI no. 075/I/1976 menjadi Akademi Keuangan dan Perbankan untuk pengembangan yang berskala lebih luas. Sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP), pada tanggal 13 Pebruari 1980 AKABA dikembangkan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Keuangan (STIK) Denpasar, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendikbud RI No.051/0/1980 dengan status terdaftar dengan dua jurusan yaitu Keuangan dan Akuntansi. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tanggal 13 Juni 1984, Sekolah  Tinggi Ilmu Keuangan (STIK) Denpasar  dengan beberapa PTS yang ada di kota Denpasar bergabung membentuk sebuah Universitas, yakni Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar.  Undiknas Denpasar memiliki empat fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi(FE), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) serta Fakultas Teknik (FT). Setelah melalui proses yang cukup panjang, terutama untuk memenuhi berbagai aspek ketentuan yang diharuskan sesuai dengan peraturan perundangan yang ada, tahun 2000 Undiknas diijinkan menyelenggarakan Program Pascasarjana dengan program studi Magister Manajemen (MM). Seiring dengan keluarnya undang-undang tentang yayasan, Yayasan Pendidikan Kejuruan Nasional (YPKN) sebagai penyelenggara Undiknas Denpasar mengalami perubahan status pada tanggal 2 Agustus 2002, yakni yang semula badan hukumnya berbentuk Yayasan berubah menjadi Perkumpulan. Dengan demikian,  Yayasan Pendidikan Kejuruan Nasional (YPKN) sebagai pembina Undiknas Denpasar, terhitung tanggal 2 Agustus 2002 resmi menjadi perkumpulan dengan nama Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar.
 
2. Kebutuhan Internet Bagi Mahasiswa
Mahasiswa sebagai insan akademik sangat perlu mendapatkan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Salah satu media yang dapat menyajikan data dengan cepat adalah internet.  Mahasiswa hampir saat bisa berselancar ke situs-situs yang dibutuhkan.  Internet bisa digunakan sepanjang siang dan malam tanpa batas waktu, dengan biaya lebih murah dan gampang.  Melalui internet, bisa belajar banyak hal termasuk mencari data pendukung materi perkuliahan. Lebih lagi, saya bisa belajar dan mempelajari buku-buku melalui media maya ini, internet jadi perpustakaan yang on line.
 
3. Mulai mengunakan fasilitas Internet di Undiknas
Pada era informasi ini, setiap insan dipandang perlu untuk mendapatkan informasi secara cepat, untuk itu kebutuhan sarana internet merupakan suatu keharusan. Terlebih lagi bagi mahasiswa sebagai insan akademik. Untuk itu, Undiknas Denpasar merasa terpanggil untuk menyediakan sarana internet di kampus.  Maka, pada tahun 2003 undiknas mulai membangun laboratorium internet di kampus unit III Jalan Tukad Yeh Aya Panjer Denpasar.  Laboratorium tersebut dilengkapi dengan 30 buah PC dengan prosessor Pentium 4.  Laboratorium itu diperuntukkan bagi, mahasiswa, dosen maupun karyawan. Mahasiswa, dosen dan karyawan pengguna internet tidak dikenakan biaya.  Alias, gratis.  Tingkat kunjungan mahasiswa, dosen, maupun karyawan ke lab internet sangat tinggi.  Terutama mahasiswa yang browsing untuk mencari informasi berkaitan dengan mata kuliah dan tugas oleh dosen.  Juga, ada yang berkirim berita.  Tentu, ada pula mencari informasi lain yang berkaitan dengan hobi masing-masing.
 
4. Mulai bergabung dengan Chanel 11
Mengikuti perkembangan teknologi informasi, dan kebutuhan insan kampus maka dipandang perlu diadakan beberapa penyempurnaan.  Salah satu kebutuhan yang dirasakan adalah ber-internet tanpa kabel (wireless). Untuk itu, Undiknas Denpasar menggandeng PT. Cakra Lintas Nusantara (Channel 11) sebagai mitra penyedia sarana wereless sejak tahun 2005 sampai sekarang. Layanan yang disediakan oleh PT. Cakra Lintas Nusantara (Channel 11) memiliki kecepatan 256 KBPS. 
 
5. Jaringan Internet di kampus Undiknas
Jaringan internet di kampus undiknas terbagi ke dalam 2 (dua) area.  Area pertama untuk kampus Undiknas unit III yang berlokasi di Jalan Tukad Yeh Aya Panjer Denpasar.  Area ke-dua untuk kampus Undiknas unit VI yang berlokasi di Jalan Bedugul 39 Sidakarya Denpasar.  Ke-dua lokasi tersebut berjarak 2,2 km. Untuk area pertama, yang melayani gedung pusat Undiknas Denpasar dengan 50 komputer yang terkoneksi satu dengan lainnya menggunakan LAN.  Setiap computer dapat mengakses internet untuk mencari dan memperoleh data yang relevan dan terkini dengan kecepatan tinggi. Antara lain, data tentang perkembangan pendidikan, peraturan perundang-undangan terbaru, kesempatan beasiswa, data statistik, dan masih banyak yang lainnya. Untuk area kedua, yang merupakan unit kampus tempat kuliah mahasiswa yang berjumlah sekitar 1500 orang. Pada lokasi ini banyak aktifitas mahasiswa dengan mobilitas tinggi. Memperhatikan tingkat mobilitas dan aktivitas mahasiswa, maka untuk area II yang berlokasi di Jalan Bedugul Sidakarya ini digunakan system wireless. Dengan pengembangan wireless (internet tanpa kabel) di kampus unit VI Sidakarya yang menjangkau seluruh areal kampus yang luasnya 2 (dua) hektar.  Di areal kampus ini  bisa ber-internet ria di setiap sudut areal kampus Unit VI.
  1 Manfaat Internet bagi Mahasiswa
   
a. Sebagai media mencari informasi penunjang bahan perkuliahan,
b. Sebagai perpustakaan,
c. Sebagai alat komunikasi
d. Sebagai ajang mencari teman,
e. Penyaluran hobby.
Mahasiswa bisa berselancar di dunia maya dengan lebih leluasa.  Dengan sistem ini dimungkinkan setiap mahasiswa yang menggunakan Laptop atau Handphone yang dilengkapi dengan fasilitas WIFI dapat berinternet ria di seluruh areal kampus Unit VI Sidakarya.  Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, maupun cafetaria.  Mereka dapat berinternet ria 24 jam sehari, tanpa perlu membayar.  Alias, di setiap sudut kampus Unit VI mahasiswa dapat mengakses informasi, ngejreeenggg nan gratis.
 
  2 Manfaat Internet bagi Dosen
   
a. Sebagai media mencari informasi materi perkuliahan,
b. Sebagai sarana menambah wawasan dosen
c. Sebagai perpustakaan,
d. Sebagai alat komunikasi pada teman seprofesi
e. Sebagai alat komunikasi kepada mahasiswa
Sekarang ini tidak kurang 35 dosen Undiknas telah memiliki Laptop dengan fasilitas modem wireless. Dengan demikian setiap dosen yang menggunakan Laptop atau Handphone yang dilengkapi dengan fasilitas WIFI dapat berinternet ria di seluruh areal kampus Unit VI Sidakarya.  Atau, dapat pula berinternet di kampus Unit III  dengan jaringan LAN.
 
  3 Manfaat Internet bagi Lembaga
   
a Memberikan dukungan pada SDM lembaga agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi,
b. Sebagai media penyebaran informasi pada masyarakat,
c. Sebagai sarana komunikasi antar lembaga,
 
 
6. Rencana Strategi pengembangan masa datang
Memperhatikan tingginya jumlah kunjungan mahasiswa ke laboratorium internet Undiknas Denpasar, berarti mahasiswa memiliki apresiasi yang tinggi terhadap keberadaan internet di kampus Undiknas.  Terutama setelah menggandeng  PT. Cakra Lintas Nusantara (Channel 11).  Memperhatikan fenomena tersebut, pihak lembaga, dalam hal ini bertekad untuk mengembangkan teknologi informasi ini.  Mendatang akan dikembangkan :
a E-learning,
b. Pendidikan jarak jauh dan telecoference,
c. Link antar perpustakaan nasional maupun internasional untuk penelusuran pustaka,
d Layanan akademik mahasiswa berbasis web, dan lainnya.
 
Pengembangan sebagaimana di atas merupakan prioritas bagi suatu lembaga pendidikan yang berhasrat eksis untuk yang akan data.  Pengembangan tersebut disesuaikan dengan pengembangan teknologi, kesiapan insan kampus, dan tidak terlepas dari pendanaan. Dengan pengembangan teknologi informasi sebagaimana di atas, Undiknas berhasrat menjadi perguruan tinggi tinggi berbasis IT yang setara dengan perguruan tinggi sejenis yang ada di kota kota besar.